Transaksi-E-commerce-di-Masa-Pandemik

Transaksi E-commerce di Masa Pandemik

E-commerce adalah kegiatan jual beli barang lewat internet. Pandemi adalah penyakit yang sudah menyebar luas di berbagai tempat (negara).

Dengan adanya peraturan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah, peningkatan transaksi e-commerce di masa pandemi di Indonesia meningkat.

Peningkatan transaksi online ini dikarenakan social distancing yang mulai diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

Dikutip dari oxford business, dalam artikel yang menyoroti perubahan kebiasaan masyarakat dalam berbelanja online di Indonesia, Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid menyatakan adanya peningkatan pengguna baru dalam bertransaksi online.

Sebenarnya masyarakat Indonesia sudah menggemari melakukan transaksi online untuk berbelanja kebutuhan mereka baik itu fashion, kecantikan, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Kebanyakan menganggap barang yang dijual terkadang lebih murah dibanding toko konvensional.

Secara umum, kita dapat mengetahui bahwa dengan peraturan pemerintah yang mengharuskan pembatasan sosial, orang-orang lebih suka berbelanja online. Ada beberapa barang yang meningkat penjualannya di masa pandemik ini.

Beberapa Barang yang Penjualannya Meningkat

Beberapa barang yang dilaporkan mengalami peningkatan penjualan adalah:

  1. Barang kebutuhan pokok

Bahan kebutuhan pokok seperti stok makanan untuk sehari-hari meningkat. Jika biasanya pembeli pergi ke toko untuk berbelanja, kini mereka memilih membeli barang kebutuhan pokok seperti beras, kudapan, dan kebutuhan pokok lainnya online karena dirasa lebih praktis dan aman.

Di beberapa e-commerce terkenal  menyatakan mereka mencoba menjaga kebersihan produk yang mereka kirim ke konsumen dengan menyemprotkan cairan anti kuman sebelum barang dikirimkan dengan harapan barang yang dikirim tidak akan terkontaminasi virus.

  1. Hand sanitizer

Penjualan hand sanitizer lewat e-commerce di masa pandemi menjadi incaran banyak orang karena susahnya mencari barang tersebut di toko.

Situs belanja online Blibli melaporkan bahwa ada peningkatan penjualan cairan pembersih atau anti kuman seperti hand sanitizer yang sempat langka dan mahal masih menjadi barang yang paling dicari di masa pandemi seperti ini.

Orang-orang biasanya membandingkan harga di toko dengan harga online, dan tidak dapat dipungkiri, kadang harga online lebih murah dibanding di toko.

  1. Peralatan dapur

Banyaknya orang yang tetap berada di rumah mengharuskan mereka mencari cara untuk mengisi waktu luang dan memasak adalah salah satu kegiatan populer di masa pandemi ini.

Banyak orang mencoba berbagai resep baru dan ini juga mempengaruhi pembelian peralatan dapur online misalnya oven, mixer, loyang, panci dan lain sebagainya.

Alat dapur menjadi barang yang dicari karena orang mencoba menghabiskan waktu dengan berekserimen dengan resep baru, atau resep yang mereka lihat di internet.

  1. Peralatan olahraga

Jika biasanya orang pergi keluar untuk berolahraga seperti ke gym atau ke taman sekarang lebih banyak orang memilih berolahraga di rumah.

Ini juga membuat penjualan peralatan penunjang olahraga laris dibeli masyarakat. Olahraga di rumah bisa menjadi solusi tetap sehat di kala pandemi.

  1. Order makanan online

Penjualan makanan secara online lewat go-jek atau grab food mengalami peningkatan transaksi e-commerce dimasa pandemi karena semakin banyak orang tidak bisa keluar membeli makanan. Ini menyebabkan penjualan makanan online lewat platform online meningkat

E-commerce di Indonesia adalah salah satu penyumbang ekonomi di Indonesia. Ini dikarenakan perputaran uang di e-commerce yang terhitung cukup besar perbulannya.

Apalagi bisnis e-commerce di masa pandemi seperti sekarang ini. Banyak orang beralih menggunakan jasa e-commerce untuk kebutuhan mereka baik yang primer maupun sekunder.